Oleh: crowdedpencil | Desember 30, 2009

E-book Bakal Makin Diperlukan di Indonesia

Buku berformat elektronik/digital (electronic book atau e-book) akan semakin diperlukan oleh masyarakat penggemar buku di Indonesia. Hal tersebut seiring perkembangan teknologi digital yang semakain dekat dengan masyarakat.

“Ke depan, kebutuhan E-book akan meningkat, seiring kemajuan teknologi dan kebutuhan masyarakat,” ujar VP Operations Penerbit Mizan, Putut Wijanarko dalam acara peluncuran “Mizan New Media” di Jakarta, Kamis (14/2). Selain itu, saat ini makin terlihat keinginan masyarakat untuk dapat mengakses informasi melalui media di mana pun, kapan pun dan dalam format apa pun yang mereka inginkan.
Oleh sebab itulah, perusahaan penerbitan buku perlu melakukan penyesuaian dalam memasuki era konvergensi media tersebut dan tidak hanya fokus buku dalam bentuk fisik cetakan di atas kertas. Mizan mulai melakukan konvergensi dalam bentuk meluncurkan produk-produk baru seperti Mizan e-book, Mizan Fonovela, Mizan Talking Book, format baru situs http://www.mizan.com dan kerjasama Mizan-Google Book Search.

e-book sudah dirintis Mizan sejak 2001. Kini dengan kemajuan teknologi, buku dalam fomat e-book, yang dapat diunduh melalui Internet, dapat dibaca layaknya buku cetakan biasa halamam per halamam. Konvergensi juga memudahkan penggemar buku dalam mencari buku-buku pilihannya, yang mungkin tidak terlihat di toko buku.

“Space toko buku di mana pun umumnya terbatas, meskipun toko buku itu besar. Yang dipajang umumnya hanya buku-buku baru, sementara banyak juga orang yang ingin melihat buku-buku lama,” kata Putut. Pembaca nantinya juga akan mendapat keuntungan karena uang yang dikeluarkan untuk membaca buku dengan e-book lebih murah dibanding buku cetakan. Hal-hal yang berkaitan dengan buku tanpa cetakan ini seperti masalah royalti penulis dan antisipasi pembajakan juga tetap menjadi perhatian.

Sementara itu pakar teknologi informasi Dr Onno Purbo mengakui bahwa nantinya masyarakat makin membutuhkan e-book ataupun bahan bacaan lainnya melalui internet. Apalagi, jika nanti akses internet di Indonesia makin murah. Onno juga mengakui bahwa ia sendiri lebih banyak membaca buku lewat layar komputer ketimbang berupa barang cetakan.(kompas)

“jika anda para pembaca merasa informasi & tulisan dalam blog ini berguna, silahkan klik ¬†tombol subscribe untuk mendapatkan update informasi terbaru dalam blog ini, terima kasih sudah berkunjung.”


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: