Oleh: crowdedpencil | Desember 3, 2009

After SEX…

KOMENTAR ISTRI

BALIK BADAN, LANGSUNG TIDUR

Ruri – Bandung : “Jujur saja, sehabis ML aku ingin suamiku menciumi sekujur tubuhku. Ngebayanginnya asyik dan sungguh romantis. Apalagi kalau sambil mengenang kembali pengalaman semasa pacaran dulu. Duh, rasanya gimana gitu. Tapi harapan tinggal harapan karena seringnya enggak pernah kesampaian. Gimana mau terealisasi kalau suami langsung balik badan, trus langsung pulas. Tampangnya cuek banget mentang-mentang sudah terpuaskan. Aku dibiarkan bengong menatap punggungnya. Teguranku sama sekali enggak digubrisnya. Sebel banget kan?”

CARI-CARI REMOTE CONTROL TV

Eva – Bogor : “Suamiku hobi banget nonton Liga Inggris di salah satu stasiun teve. Hampir tiap malam Sabtu atau Minggu matanya tak pernah berkedip nonton acara siaran langsung Premier League. Di situlah masalahnya. Soalnya, kadang waktu kami untuk berduaan bentrok dengan tayangan tersebut. Pernah, lo, saking tidak ingin ketinggalan nonton gol-gol indah yang dicetak bintang pujaannya, sehabis berhubungan ia bergegas pake baju dan cari-cari remote teve. Setelah ketemu, dia langsung nonton sepakbola sampai lupa istrinya masih menunggu di dalam, menunggu kecupan dan belaiannya. Bagi suami, sepakbola adalah istri keduanya. Saya hanya bisa menggerutu dalam kamar, ‘Awas, kalau minta lagi, enggak bakalan dikasih!’”

NGOMONGIN URUSAN KANTOR

Turi – Bekasi : “Kisah-kisah cinta atau romantis tampaknya cocok diutarakan seusai bercinta. Dengan begitu, kami bisa saling lebih memahami dan mencintai satu sama lain. Kami juga bisa mengetahui apa keinginan pasangan. Cinta pun bisa tetap bertahan, bahkan semakin bergelora. Kadang, mungkin karena kesibukan suami di kantor, kami sering melewatkan aktivitas tersebut. Tak jarang kepuasan bercinta yang kami peroleh sebelumnya, mendadak sirna bak panas setahun disiram hujan sehari. Penyebabnya apalagi kalau bukan kebiasaan suami yang sering bercerita tentang teman-teman kantor yang usil atau rekan bisnisnya yang tak becus. Kalau sudah begitu, aku langsung menutup mata dan pura-pura tidur.”

NGELOYOR KE LUAR KAMAR LALU NGEROKOK

Sandi * Jakarta : “Bersuamikan perokok berat memang gampang-gampang susah. Mulutnya terus-menerus mengepulkan asap rokok. Orang-orang di sekitarnya menjadi terganggu. Yang lebih menyebalkan kalau kebiasaan ini juga tetap berjalan sesaat sehabis berhubungan. Bukannya mendekap atau menciumiku, dia malah langsung berpakaian lalu ngeloyor ke luar kamar dan merokok. Sementara aku dibiarkan sendirian di kamar ditemani nyamuk-nyamuk.”

MAIN GITAR DI LUAR RUMAH

Puji * Jakarta : “Paling sebal kalau sehabis ML suamiku nyuekin aku. Jangankan memeluk, mengatakan ‘I love you’, yang gampang dan singkat pun tidak. Ia langsung bergegas ambil gitar dan mendendangkan lagu-lagu kesayangannya di luar rumah. Coba kalau lirik-lirik cinta itu diungkapkan sehabis bercinta, betapa senangnya aku. Batinku menggerutu, ‘Ya sudah, kimpoii saja gitar bututmu itu!’”

ASYIK MANDI SENDIRI

Saraswati * Tangerang : “Kayaknya romantis banget kalau sehabis berhubungan lalu mandi bersama. Satu sama lain bisa saling menyentuh, meraba, dan saling membersihkan. Ya kadang ini bisa terwujud, tapi lebih sering tidak. Suamiku lebih sering langsung ngeloyor, masak air hangat dan mandi sendiri. Setelah itu tidur pulas tanpa memedulikanku. Duh, sebalnya!”

KOMENTAR SUAMI

KENTUT SEMBARANGAN

Feri * Jakarta : “Bercinta kadang tak cukup satu ronde, tapi perlu berlanjut dengan ronde berikutnya. Sayang, keinginan ini kadang tidak bisa terwujud. Salah satu alasannya, sikap istri yang membuat saya jadi kehilangan gairah, seperti kentut atau bersendawa sembarangan. Mungkin karena beberapa puluh menit tanpa busana membuatnya masuk angin. Tapi apa iya tidak bisa ditahan sebentar atau ke luar kamar dulu? Kalau sudah begitu, mau enggak mau cukupkan sampai di situ saja.”

LANGSUNG PAKAI BAJU TIDUR

Budi * Bekasi : “Wah, asyik kalau sehabis berhubungan masih saling mencium atau memeluk satu sama lain. Sayangnya, keinginan seperti ini sering enggak kesampaian karena istriku tergolong cuek. Kalau sudah selesai, ya sudah selesai begitu saja, langsung pakai baju tidur trus tertidur pulas. Sama sekali enggak ada basa-basi atau cerita romantis. Enggak asyik kan?”

MENCARI-CARI BAJU DAN DALEMAN

Agam *Bandung : “Sebenarnya aku tidak terlalu menuntut istri bersikap istimewa sehabis berhubungan, seperti menciumi, bercerita romantis, atau memberi pelukan. Tapi tolong jangan membuatku kesal. Sehabis berhubungan intim, ia lebih suka sibuk cari-cari pakaian dalam, bolak-balikin badan, nyingkirin selimut sambil nyerocos. Duh, bisa tenang sedikit enggak, sih?”

PURA-PURA MEDITASI

Abdi * Depok : “Istriku suka bertingkah lucu. Mentang-mentang belajar yoga dan meditasi, dia langsung ingin mempraktikkannya sehabis bercinta. Katanya biar relaks dan tenang, aku disarankan melakukan meditasi. Dia menyuruhku ambil posisi duduk dan dengan tangan diletakkan di antara kedua kaki dan mata dipejamkan. Mirip orang semedi. Dia pun memberi instruksi untuk menahan atau menghirup napas. Mula-mula aku bisa bertahan, tapi lama-lama tidak kuat karena instruksi tidak datang. Saat kupicingkan mata, ternyata istriku sudah tertidur. Bukannya tenang, aku malah kesal dibuatnya.”

REPOT NGURUS SI KECIL

Uda *Bogor : “Punya anak kecil memang merepotkan, bahkan bisa mengganggu acara bercinta. Saat kami masih asyik berpelukan dan bercerita romantis, tiba-tiba suara tangisnya mengusik kami sehingga harus buru-buru berpakaian. Aku takut si kecil melihat kami berdua tanpa busana. Repotnya lagi, istriku suka lupa suaminya juga masih membutuhkan kasih sayang. Lalu karena sibuk mengurus si kecil, aku jadi dibiarkan melamun sendiri di kamar tidur.”

CERITA KERUWETAN DI RUMAH

Doni – Bogor : “Siapa yang enggak sebal sih kalau sehabis bercinta disuguhi cerita mengenai ruwetnya pekerjaan rumah. Yang anak sakitlah, tagihan telepon membengkak, atau arisan yang belum dibayar. Kalau sudah begitu, aku lebih suka menutup mata dan telinga sambil berkata ‘iya..iya’ Untunglah, pengalaman ini tidak sering terjadi.”


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: